Friday, November 2, 2018

JENIS BESERTA CARA HITUNG BIAYA TRANSFER KE DALAM DAN ATAU KE LUAR NEGERI

Pada dasarnya transfer di bank itu ada 4 jenis. Sederhanya begini :

1. In - House Transfer
Bahasa indonesianya ialah PINDAH BUKU. Transfer In-House ini artinya transfer dalam satu bank. Atau bisa juga berarti transfer antar rekening dalam account teman - teman. Dan uang pun langsung sampai saat itu juga (online).

Contoh :
1. Mas Joni transfer uang ke Mbak Dian yang rekeningnya sama - sama berada di bank A.
2. Mas Joni transfer uang ke Mbak Dian rekening IDR ke rekening USD dia yang sama-sama berada di bank A.

Cut Off Time :
1. Via Cabang = dari bank tersebut buka sampe tutup. Kebanyakan pelayanan bank di Indonesia buka jam 08.00/08.30 am sampai 15.00 - 15.30 pm.

2. Via e-channel (ATM, Internet Banking, Mobile/Phone Banking) = 24 Jam

Biaya untuk "transfer dan berita acara" yang dikenakan nyaris tidak ada di semua bank. Baik di lakukan via cabang ataupun e-channel. Namun ada juga yang mengenakan fee Rp 5000

Sebelumnya, untuk transfer antar bank itu ada 2 cara. Yaitu LLG/SKN dan RTGS. Keduanya bisa dilakukan via cabang dan e-channel. Jika jumlah yang kita transfer masih kecil sih kita bisa saja menggunakan sarana e-channel (ATM, Internet Banking, Mobile/Phone Banking). Tapi bagaimana jika kita mentransfer dalam jumlah yang besar. Katakanlah ratusan juta - milyaran rupiah. LLG/SKN dan RTGS adalah solusi untuk itu. Berikut penjelasannya :

2. LLG (lalu lintas giro) / SKN (sistem kliring nasional)

Ini berarti transfer antar bank. Tapi hitungan sampainya t + 1 atau 2 hari kerja a.k.a kirim hari ini duitnya baru nyampe besok atau lusa.

Contoh :
Mas Joni (dari bank A) transfer uang ke Mbak Dian yang rekeningnya ada di bank B. Kirimnya hari Senin, baru sampe hari Selasa atau Rabu.
Cut Off Time :
Via Cabang dan e-channel = Bervariasi juga waktunya. Biasanya sih jam 12 siang. Tapi ada juga bank yang menerimakan sampai jam 2 siang.
Biaya yang dikenakan tiap bank bervariasi yah. Tapi kurang lebih begini :
1. Via Cabang = Rp. 10.000 - 25.000
2. Via e-channel = Rp. GRATIS - 15.000

3. RTGS (Real Time Gross Settlement) Ini juga berarti transfer antar bank.

Bedanya dengan LLG/SKN ialah dana yang dikirim akan sampai di bank tujuan pada hari dimana transaksi itu dijalankan (same day). Asalkan, transaksi tersebut dijalankan sebelum cut off time. Jika dijalankan setelah cut off time, maka dana baru akan tiba keesokan pagi hari kerja di bank tujuan.

Contoh :
Mas Joni (dari bank A) transfer uangke Mbak Dian yang rekeningnya ada di bank B. Kirimnya hari Senin sebelum cut off time (biasanya jam 12 - 2 siang), maka uang tersebut akan sampai hari itu juga, bisa pagi - siang - sore; tergantung workload, capability & facility si bank juga.
Cut Off Time :
Via Cabang dan e-channel = Bervariasi juga waktunya. Biasanya sih jam 12 siang. Tapi ada juga bank yang menerimakan sampai jam 2 siang.
Biaya yang dikenakan tiap bank bervariasi. Tapi kurang lebih begini :
1. Via Cabang = Rp. 30,000 - 35,000
2. Via e-channel = Rp. 5,000 - 20.000

4. TT (Telegraphic Transfer) /Swift/Remittance dibaca "Titi" atau Telegraphic transfer atau Swift atau Remittance.

Biasanya hampir tiap bank sebutnya "Titi". Walau ada juga bank yang sebutnya Swift. Banyak indikatornya

TT berarti teman - teman mentransfer valas antar bank didalam negeri maupun ke bank di luar negeri dengan standar waktu pengiriman T+ 2 hari kerja. Arti kata kalau kirim Senin, sampainya paling hari Rabu.

Dalam pengiriman TT ada beberapa aturan tertentu, seperti harus menyatakan keterangan atau document support jika pengiriman dana diatas eq USD 10,000 - 100,000. Gunanya untuk meminimalisasi money laundering. Lalu untuk pengiriman ke beberapa bank di luar negeri, kita harus menyertakan Swiftcode bank di negara tujuan.

Contoh : Swiftcode Bank Permata ialah BBBAIDJA

Biaya TT itu sendiri bisa dibagi - bagi. Ada OUR, BENEFICIARY, BOTH.

*OUR berarti semua biaya pengiriman di tanggung oleh si PENGIRIM
**BENEFICIARY berarti semua biaya pengiriman di tanggung si PENERIMA
***BOTH berarti biaya pengiriman di tanggung BERSAMA.

Untuk TT, biaya - biaya yang dikenakan antara lain.....

1. Biaya komisi untuk bank pengirim.
* Jika pengiriman valas dalam mata uang yang sama (contoh USD ke USD) maka biaya yang dikenakan biasanya hanyalah 0,125 % (1/8) dari jumlah dana pengiriman. Untuk nasabah prioritas di kebanyakan bank biasanya di discount 50 % menjadi 0,0625 % (1/16). Biasanya ada fee minimum juga, yaitu kisaran eq. USD 10 - 15.
Contoh :
Mas Joni, nasabah biasa kirim uang Rp. 10,000 USD dari rekening USD-nya ke rekening USD Dian di Amerika. Maka :
Biaya yang dibayarkan = 10,000 x 0,125 % = 12,5 USD

** Jika pengiriman valas melakukan pertukaran mata uang (contoh IDR convert dulu ke USD baru kirim ke luar negeri dengan rekening tujuan ialah USD) maka biaya yang dikeluarkan hanyalah Rp. 50,000, sampai Rp. 75,000

Mengapa lebih murah dibanding kirim same currency? Jawabannya ialah karena bank sudah ambil untung dari konversi mata uang teman - teman.
Contoh :

Mas Joni, ingin kirim uang Rp. 10,000 USD dari rekening rupiah-nya ke rekening USD Bak Dian di Amerika. Maka :
1. Tanda tangan formulir pernyataan tidak beli valas lebih dari equivalent Rp. 100,000 USD sebulan
2. Nasabah beli USD dulu. Katakanlah kursnya 15000. Mau kirim 10,000. Jadi total rupiah yang di convert :
15000 x 10,000 = Rp. 150,000,000,-
3. Nasabah tanda tangan form transfer dan dikenakan charge Rp. 50,000,- sampai Rp. 75,000,-

2. Biaya bank correspondent.

Perlu teman - teman catat, saat teman - teman mengirimkan valas, dana tidak langsung ditujukan ke bank tujuan, tapi dana tersebut mampir dulu ke bank correspondent di negara tujuan, untuk kemudian di kreditkan ke bank tujuan. Bingung? cek gambar berikut :

Bank Corresponden ini juga akan mencharge biaya. Biayanya variasi, bahkan bank pengirim pun tidak bisa menjawab berapa kisaran biayanya. Kalaupun mereka kasih tau biaya pastinya, biasanya itu sudah diambil nilai maksimum sama bank pengirim.

Biaya bank koresponden itu sendiri ada dikisaran eq. USD 30 - 60.

Tapi biasanya ada juga bank asing yang punya kebijakan sendiri kalau kirim ke bank. Misal Commonwealth Indonesia kirim ke Commonwealth Australia, maka biaya bank correspondent yang digunakan hanyalah AUD 7,5.

3. Same Day & Full Amount
Untuk yang ini biayanya sifatnya optional. Nah, biasanya ada orang yang kirim uangnya itu urgent banget. Pakailah jasa Same day ini.

Same day biasanya Range biayanya USD 20 - 30

Urusan biaya TT yang super ribet ini kadang - kadang jadi masalah buat si pengirim untuk mengirim benar - benar sesuai total yang dia ingin kirimkan. Apalagi kadang - kadang si pengirim tidak mau rugi bandar kalau kirim kelebihan, kirim kekurangan takutnya nanti tempur sama si penerima. Maka dibuatlah biaya Full Amount. Jadi katakanlah mau kirim USD 10,000 dan nyampenya di rekening tujuan FIXED USD 10,000 gunakanlah fasilitas ini.

Full Amount biasanya Range biayanya kisaran USD 30 - 50

4. Biaya Amendment
Jika kita transfer tapi duitnya tidak sampai di tujuan. Alasannya bisa macam - macam, salah nomor rekening lah, kurang detail lah, kurang Swiftcode lah, dsb... Akhirannya duitnya balik lagi ke rekening kita. nah..

KEGAGALANPENGIRIMAN TT  akan dikenakan biaya amendment (atau biaya kirim balik uang ke si pengirim) sebesar USD 50 - 75

Yap.. itulah berbagai macam jenis transfer, biaya dan cara menghitungnya.

Disclaimer: peraturan dan biaya bank itu dinamis dan berubah, perubahan sendiri disebabkan rasionalisasi seperti pebedaan nilai tukar, undang undang atau inflasi dsb..

0 comments

Post a Comment